Apa yang ada dalam pikiran kita jika hujan turun di pagi hari? Apa yang kita rasakan? Apakah rasa malas semakin bersemayam di badan? Enggan bangkit dari peraduan? Seperti matahari yang kembali berdiam dibalik awan mendung?
Aku termasuk yang sangat suka gerimis pagi.Entah kenapa? Apakah kita bisa tidur berselimut lagi? Tidak saya termasuk yang tidak bisa tidur lagi setelah subuh tiba. Meski kadang ingin juga.Tetapi begitu ditidurkan yang terbayang adalah pekerjaan, tumpukan baju yang harus dicuci, setrikaan yang menggunung untuk segera dirapikan. Akhirnya itu membentuk pola pengaturan waktu sendiri. Tidak bisa tidur setelah subuh. Dan alhamdulillah secara agama itu jua tidak dianjurkan.
Aku suka gerimis karena suasana menjadi tenang dan sahdu. Meskiharus melawan rasa malas ketika akan beraktivitas keluar. Tetapi saya menikamti tetesan air yang turun. Kadang jika hanya gerimis kecil dan lembut, malah saya membayangkan itu adalah salju yang turun. Saya mencoba membuat puisinya dari gerimis pagi hari ini.
Gerimis Pagi
Ada sepi menggayut
Di antara tetesan-tetesan air yang lembut
menina bobokan impian dibalik selimut
agar langkah kaki tercerabut
gerimis pagi ini
mengiringiku beraktivitas pagi
tuk menyambut hari
meski tak secerah mentari
aku akan terus bermimpi

Nice bunda
BalasHapussuasanannya pas banget, di luar juga sedang hujan gerimis. Trims bu
BalasHapusMasyaa Allah.. Sama2 pencinta gerimis bun... Kerenn
BalasHapusKeren banget, suasana pas skrg musim gerimis
BalasHapusPuisinya mantul Bu...
BalasHapusBagus bu tulisanya
BalasHapusKereen bener. Saya belum bisa masih belajar dan belum bisa berbagi link